Tetap Ngacir Disaat Krisis Belum Usai

2009 September 27
by kang adya

Kadung membeli skutik jadi tergelitik untuk mengetahui angka-angka dibalik sekuter matik ini. Dari pembicaraan sekilas dengan seorang analis kredit yang hari ini survey ke rumah saya saja tercetus angka yang fantastik. Konon katanya dalam sebulan perusahaan leasing dimana dia berasal saja dapat menjual rata-rata 6000 unit sepeda motor dari berbagai merek per bulannya atau 200 unit per hari. Jika dikalikan dengan sekian perusahaan leasing maka jadilah angka yang luar biasa….! Dia juga manambahakan bahwa penjualan sepeda motor bisa menjadi salah satu indikator krisis, mungkin lebih tepatnya indikator pertumbuhan ekonomi.

Selidik punya selidik berikut data yang saya cuplik dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) kemudian saya olah sedikit dan wah ….memang ruuaaar biasa.

tabel penjualan sepeda motorSumber : AISI dan diolah sendiri

  1. CAGR sebesar 40% artinya laju pertumbuhan penjualan dari tahun 1996 s.d 2009F sebesar 40%, angka ini sungguh fantastis. Memang sih masih jauh dibawah pertumbuhan user internet dunia yang 220%.
  2. Terjual 6,2 juta unit pada tahun 2008 atau jika setahun ada 365 hari maka setiap hari rata-rata terjadi transaksi pembelian 17.000 unit. Ini adalah rekor baru meskipun menjelang akhir tahun krisis keuangan mendera Amerika Serikat dan mengimbas ke Indonesia.

Sayangnya di tahun 2009 ini diperkirakan penjualan hanya akan mencapai 5,3 juta unit atau turun 15% dibandingkan tahun lalu. Gunadi Sindhuwinata Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengatakan ”Secara keseluruhan, penjualan sampai akhir tahun 2009 sudah diproyeksi mengalami penurunan. Bahkan, AISI semula memproyeksikan penjualan hanya mencapai 4,6 juta unit. Kalau akhirnya bisa mencapai 5,3 juta unit, itu berarti merupakan sinyal positif bagi perekonomian Indonesia.”

Penurunan penjualan sepeda motor dipastikan terjadi akibat krisis finansial global. Dari aspek keuangan domestik, perbankan sangat berhati-hati dalam mengucurkan kredit. Akibatnya, konsumen yang ingin mengakses kredit harus sungguh mempertimbangkan dalam membeli sepeda motor karena tingginya beban bunga kredit. Padahal, sebagian besar pembelian sepeda motor dan mobil di Indonesia dilakukan dengan kredit, demikian Gunadi menjelaskan.

Dan hebatnya lagi saya termasuk salah satu yang ikut andil dalam angka-angka yang luar biasa itu. Hmmm….

Apakah anda termasuk di dalam angka 6,2 juta atau 5,3 juta atau juta-juta lainnya?

Popularity: 60% [?]

2 Responses leave one →
  1. 2009 October 5

    katanya pertumbuhan ekonomi.. tpi laju impor kian merajalela.. naseb2.. hhe

    salam

  2. 2009 October 7

    semoga laju ekspor kita jg bisa ikutan merajalela juga ya :) salam kenal

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS